Selasa, 30 Desember 2014

Jika "Bunda" KULIAH ...

Assalamuallaikum, sahabat muslimah ...

Kejarlah ilmu setinggi mungkin, tuntutlah ilmu hingga badan berkalang tanah ... hach !!! Itulah yang kini kulakukan, di usia yang hampir 1/2 abad ... aku memasuki dunia KAMPUS lagi ... telat ??? Sebenarnya iya ... seharusnya kesadaran untuk menuntut ilmu ini datang saat otak lagi encer-encernya *cccyyynnn kapan itu ... ???* tapi not wrong ... tidak ada yang salah, dan never say to late ... jalani, tidak ada kata terlambat ... ok show must go on. Dan .... inilah sedikit dampaknya ... aku harus perhatikan caraku berpakaian ke kampus.
Coba bayangkan, teman-teman kuliahku sebagian besar adalah "pejabat" pemerintahan yang usianya di atasku, para "wakil rakyat" yang tidak bisa dibilang muda usianya ... ada juga sich yang masih muda-muda dan fresh graduate, tapi mereka kan punya stile sendiri dalam berpakaian dan aku tidak mungkin, tidak pantas tepatnya untuk meniru cara mereka (yang muda) untuk berpakaian ... lalu bagaimana ??? Kok jadi setiap mau kuliah, ribet harus mencocokkan baju dulu ... dddddàaaannn memang harus kembali ke pribadiku sich, yang nyaman bagiku dan tentunya sopan serta tetap menjaga ke-syar'i -an nya ...
Kembali ke pribadiku, yyeeaacchh ... sebenarnya aku lebih suka memakai rok atau dress dibandingkan dengan celana panjang, tapi karena ruang kuliahku ada di lantai 2 dan itu harus menaiki anak tangga yang lumayan banyak, di awal kuliahku aku masih menggunakan celana panjang. Celana panjang dari bahan, bukan celana jeans ya ... sssttt karena saat mulai kuliah aku men"tekad" kan hati untuk tidak menggunakan celana panjang jeans ke kampus dan kalau bisa tidak pula untuk keseharian *belajar move on dari si jeanny*. Seiring waktu, kucoba menggunakan rok saat kuliah ... ternyata aman saja tuch saat naik tangganya dan akhirnya celana panjang bahan pun mulai disisihkan dari pilihan pakaian untuk ke kampus.
Untuk atasannya, aku lebih nyaman menggunakan top yang simple dan tidak ribet ... karena toch akan tertutup oleh kerudungku *membiasakan untuk menggunakan kerudung yang menutup dada, pundak dan punggung*. Salah satu top kesukaanku adalah oak top  dari RA (#Restu_Anggraini) ini



celana panjang dari katun ini masih jadi pilihan saat itu



detail lipit di bahu  terlihat "manis" 

bukaan berupa kancing di ujung lengan,
merupakan salah satu point utama dalam pemilihan atasan karena "easy for WUDHU"

Tidak terlihat "tua" kan, jangan sampai nanti dikira akulah dosennya ... *kkyyaa PD habis*. Tapi bagaimanapun hasilnya pilihan busana yang kupakai, harus kembali ke niat awal untuk menuntut ilmu ... jadi jangan dibuat nnyyussaahhiinn ... let's go to CAMPUS

Wassalam ...
"ATH"

Read More

Minggu, 16 November 2014

Go out of the wind

Assalamuallaikum, 

Masuk angin ... semua orang pasti pernah mengalaminya, begitupun dengan aku.
Perjuangan mengusir angin bandel ini agar "go out" dari dalam tubuh adalah perjuangan yang memerlukan waktu panjang dan sangat menyiksa.
Bila angin sudah di dalam tubuh susah sekali untuk dikeluarkan dan selanjutnya dalam hitungan waktu yang singkat sang angin akan  menjajah tubuh kita dengan kejam, perut jadi kembung dan kencang, rasa melilit yang hilang muncul, mual ingin muntah tapi tidak ada yang bisa dikeluarkan, bersendawa berulang kali, rasa ingin ... *maaf ... buang angin tapi tidak bisa dikeluarkan, kepala cekot cekot hingga meriang ... benar-benar sungguh amat menyiksa.

Menurut ilmu kedokteran, tidak ada istilah atau penyakit masuk angin, tapi bagi kita orang awam bila mengalami gejala-gejala seperti di atas ... pasti akan men-diagnose-nya sebagai MASUK ANGIN.
Sebenarnya, apa sich yang menyebabkan tubuh kita bisa kemasukan angin atau kenapa kita gampang masuk angin ?
Penyebabnya antara lain adalah :
  • Kondisi tubuh yang tidak fit, terutama bila kita habis bergadang semalam suntuk. Badan yang lelah dan stamina yang tidak fit membuat pertahanan tubuh kita rentan sehingga menjadi sasaran empuk bagi angin untuk berkunjung tanpa permisi 
  • Suhu udara di sekitar kita yang terlalu dingin, berada di ruang ber-AC terlalu lama atau ruangan ber kipas angin yang hidup dengan kekuatan penuh dan terus menerus
  • Cuaca yang sering berubah tidak jelas, tiba-tiba hujan tiba-tiba panas atau hari ini hujan lebat esok hari panas menyengat
  • Perut dalam kondisi kosong karena telat makan ... angin pikir kasian lambungnya belum diisi, biar aku saja dech yang memenuhinya ... ???
  • Salah makan atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gas seperti kol. selada, sawi, rebung, dll
  • Kedinginan/kehujanan
  • dan masih banyak lagi, karena terkadang kita sendiripun tidak tahu apa penyebab masuk angin yang kita derita, tahu-tahu saja sudah terasa sakitnya

Untuk mengobati masuk angin, banyak orang termasuk saya yang melakukan "ritual" kerokan/kerik, walau tidak ada hubungan antara mengerok kulit dengan angin yang posisinya ada di dalam perut tapi ya begitulah ... kalau belum dikerok anginnya berasa masih saja ada di dalam tubuh.
Ada beberapa tanaman obat tradisional yang ampuh untuk mengatasi masuk angin ini, seperti jahe, kencur, kapulaga, ubi merah, dll untuk lebih jelasnya dapat di lihat disini

Dan yang jadi andalanku sebagai pertolongan pertama jika masuk angin adalah :
  • Air panas dalam botol kaca, ampuh sebagai pertolongan pertama untuk mengompres bagian perut dan pinggang yang terasa kembung dan kencang, terkadang bisa tokcer mengusir angin. Tapi harus hati-hati dalam penggunaannya, jika masih baru lapisi/bungkus botol dengan kain, baru ditempelkan ke bagian yang terasa sakit dan jangan lupa menutup botol dengan kencang agar air tidak keluar dan mengenai kulit kita 

Botol andalan 

  • Minyak kayu putih, minyak kayu putih adalah benda wajib yang selalu ikut kemanapun aku pergi, terutama jika bepergian ke luar kota. Kenapa minyak kayu putih ? Selain manfaatnya untuk menghangatkan tubuh juga karena baunya yang selalu mengingatkan pada bayi (anak-anak). Beda dengan minyak angin yang kata orang-orang seperti bau nenek-nenek ... *maaf Nek ! 
wajib ada di rumah, di tas. di mobil ... dimanapun 

  • Cairan herbal penolak angin, cairan/sirup herbal penolak angin ini adalah pertolongan terakhir yang kulakukan dan sirup dalam sacset inipun selalu ada di dalam tasku. Biasanya aku minum langsung 1 sacset dan jika belum terasa reaksinya akan kutambah 1 sacset lagi tapi minumnya dengam dicampur air panas 1/2 cangkir

ada beberapa merk sirup herbal penolak angin di pasaran, tapi saya lebih PAS dengan yang ini


Setelah pertolongan pertama sesi ke 3 ini, usahakan untuk istirahat dan tidur, Insha Allah begitu bangun tidur badan akan terasa sedikit ringan dan segar.

Namun bila masuk angin tidak kunjung sembuh hingga 3 hari, jangan anggap enteng segera ke dokter karena bisa jadi masuk angin yang diderita adalah gejala dari suatu penyakit yang lebih parah dan kompleks. 

Saran saya paling utama adalah lebih baik mencegah dari pada mengobati jadi tetaplah selalu meluangkan waktu untuk menjaga kebugaran tubuh dan jangan telat makan.

Wassalam
Read More

Senin, 03 November 2014

menambah semangat dengan LIGHT oranye

Assalamuallaikum 

Sabtu dan minggu seharusnya jadi quality time for family ... tapi karena tuntutan harus lebih meningkatkan "kemampuan" demi menunjang kemajuan karier ... ccciieehhh bahasanya terkesan dipaksakan banget ... maka digeserlah point "quality time for family" ke prioritas ke dua tergeser oleh peningkatan kemampuan tadi yang memaksa di prioritas utama.

Berbicara masalah peningkatan kemampuan, sebenarnya kapanpun dan dalam waktu apapun itu bisa dilakukan. 
Dengan membàca buku, browsing di dunia maya, bertukar pikiran dengan yang lebih ahli, menghadiri seminar atau workshop atau mengikuti bintek atau bahkan dengan "back to campus".

Sebagai Pegawai Negeri Sipil agar tetap bisa jadi abdi masyarakat dan pelayan publik yang baik haruslah selalu mempunyai keinginan untuk meningkatkan kemampuan skill maupun intelektualnya ... hingga masyarakat yang terlayani bisa puas dan tidak merasa terabaikan hak-hak mereka sebagai warga negara dengan pelayanan kita yang seadanya.

Berkaitan dengan itulah maka setiap sabtu-minggu ... semangat tidak semangat ... hariku harus tetap semangat demi mengejar peningkatan kemampuan diriku.
Tema LIGHT oranye yang kugunakan pada akhir pekan ini sepertinya dapat menambah semangatku untuk semakin maju dan jadi yang terdepan ... kok berbau-bau slogan kendaraan ya xixixi 

Bagaimana menurut kalian ... setuju jika LIGHT oranye ini bisa menambah semangat ?

Wassalam ... 















Kerudung by ZOYA
Top shirt "light oranye" by FLIES
Skirt by penjahit langganan (pas di hati, di badan dan di kantong)
Read More

Sabtu, 01 November 2014

Muka pucat vs UNGU

Memenuhi undangan pernikahan di saat kondisi badan tidak fit ... ? 
Ya ... muka pucat pun jadi masalah, karena pada dasarnya aku tidak begitu suka berdandan dalam artian memakai make up lengkap, apalagi ini dalam keadaan demam, hidung meler dan batuk. 

Kenapa memaksakan diri ... ???
Karena menjawab undangan terlebih undangan resepsi pernikahan adalah hak kaum muslim terhadap saudaranya yang lain :
Dari Abdullah bin Umar Radhiallahu Anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda  
“Jika salah seorang dari kalian diundang ke acara walimahan (resepsi pernikahan), maka hendaknya dia datang.” (HR. Al-Bukhari no. 4775 dan Muslim no. 1429)

Dan juga karena yang mengundang tetangga sebelah rumah, jadi kudu harus dipaksakan.

Untuk menyiasati kondisi badan yang tidak fit tersebut dan melawan muka pucat yang mendominasi penampilanku, pilihan baju yang cerah adalah ide yang tepat.
Outfit ku saat itupun jatuh pada rok batik ungu, top peplum ungu muda dan pasmina fuschia ...

rok batik ungu ini ... hasil karyaku (jahit sendiri)
top peplum ... penjahit langganan
pasmina ...unbranded (beli kain dan dinecikan)

Abaikan muka pucatku yang menampilkan ngejrenk lipstiknya ... OMG

detail pada top peplum ini ...
kupasang sendiri biar terkesan bling bling dikit
Read More

Rabu, 29 Oktober 2014

boleh diCOBA

Assalamuallaikum sahabat muslimah ...

Sebenarnya mungkin sudah begitu banyak muslimah yang memahami bahasan dari postingan saya kali ini, tapi tidak ada salahnya untuk kembali berbagi agar semakin banyak muslimah yang bisa tampil cantik dengan pemakaian hijab yang sesuai dengan bentuk wajah.

Pada intinya, pemilihan model penggunaan hijab persis sama dengan pemilihan model rambut yaitu untuk menutupi kekurangan dari bentuk wajah itu sendiri supaya terlihat lebih sempurna. Namun tetap harus diingat penggunaan hijab agar memenuhi kaedah-kaedah tuntunan agama dan syar'i.

Coba simak gambar berikut ini (cciieeh ...) diambil dari AINA MODA :




Mari kita bahas satu persatu : 
1. Bentuk wajah kotak/segiempat (the square face)
Bentuk wajah ini lebar dahi dan rahang hampir sama, bahkan ada yang benar-benar kotak (tulang rahangnya kokoh dan lebar). Dengan bentuk muka seperti ini, upaya kita menyiasati kekurangan bentuk wajah adalah dengan menggunakan hijab yang menutupi tulang rahang dengan dalaman (ciput) yang tidak ditunjukkan, bagian dahi dibuka. Bentuk wajah sayapun cenderung kotak dan saya lebih percaya diri menggunakan hijab segiempat yang dipakai dengan cara dilipat jadi segitiga sehingga di pucuk kepala terbentuk semacam pet/topi. Lipatan hijab yang dipertemukan di bawah dagu tidak dilipat dulu di pipi tapi langsung disematkan di bawah dagu seperti gambar di atas. 

2.Bentuk wajah bulat (the round face)
Bentuk wajah bulat hampir sama dengan bentuk wajah kotak/persegi empat hanya rahang tidak terlalu kokoh dan pipi biasanya cenderung lebih berisi (cubby). Penggunaan hijab untuk bentuk wajah bulatpun hampir sama dengan cara menggunakan hijab untuk bentuk wajah kotak/segiempat hanya pada bagian dahi agak diturunkan sehingga seimbang bagian dahi, pipi dan rahang yang tertutup hijab.

3. Bentuk wajah bulat telur (the oval face)
Bentuk wajah paling ideal, jadi model penggunaan hijab bagaimanapun dapat diaplikasikan oleh si empunya bentuk wajah ini.

4. Bentuk wajah segitiga (the heart/triangular face)
Bentuk wajak segitiga adalah bentuk wajah dengan dahi lebar dan mengecil ke arah rahang, segitiga terbalik atau bentuk heart (hati). Dengan bentuk muka seperti ini gunakan hijab dengan cara menutup sebagian dahi lalu menekuk di bagian bawah dahi menuju ke pipi lalu semat di bawah dagu, jadi bagian dahi yang melebar (ujung-ujung segitiga) tertutup hijab. Agar lebih rapi dan kuat bisa dibantu dengan disemat jarum pentul dibagian yang terlipat di pipi.

5. Bentuk wajah memanjang (the long / rectangular face)
Bentuk wajah ini sebenarnya hampir seperti bentuk wajah oval tapi lebih panjang jadi untuk menutupi kekurangan bentuk wajah ini adalah dengan cara memotong bagian dahi dengan menutup atau memakai ciput/dalaman hijab yang dimunculkan menutupi sebagian dahi.

Setelah 5 bentuk wajah dan pemilihan cara pemakaian hijab untuk mengoreksi kekurangannya kita bahas, kembali lagi ... pilihan ada di rasa percaya diri kita dalam memilih model pemakaian hijab yang mana ?
Yang penting dan patut diingat adalah pemakaian hijab harus syar'i ... menutup bagian dada (kerudung tersampir ke depan bagian dada kita).

Bermanfaat dan tidaknya pembahasan ini .... saya tetap berharap semoga ada manfaatnya untuk teman teman yang sempat membaca ya ... ;-)

Wasallam 

Read More

Rabu, 15 Oktober 2014

Alhamdulillah ... akhirnya datang juga

Sudah  kurang lebih sebulan #kabut asap menyelimuti kota Palangkaraya dengan betahnya.
Kualitas udara yang tercatat di Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Bundaran Besar Kota Palangkaraya pernah mencapai 532 atau berbahaya
bagaimana kebakaran lahan yang membuat Palangkaraya dicemari oleh kabut asap sudah ku posting di Palangkaraya-ku ber-ASAP

Sekolah pun akhirnya beberapa kali diliburkan karena pekatnya kabut asap ini sudah tidak dapat ditolerir lagi.
Pagi hari, begitu keluar kamar tidur ... aroma menyengat asap bakaran langsung menyapa hidung kita membuat pening kepala.

Beberapa hari belakangan inilah kondisi kota Palangkaraya

Pagi hari di Bundaran Kecil, simpang  jalan RTA. Milono

Siang hari di depan rumah

Siang hari di depan rumah

Sore hari di Bundaran Kecil, simpang  jalan Imam Bonjol
Sore hari di Bundaran Kecil, simpang jalan Imam Bonjol
Sore hari, di Bundaran Kecil, kabut yang terlihat di jalan RTA. milono

Dan, Alhamdulillah ... puji syukur pada-Mu ya Allah ...
Hari ini, Rabu 15 Oktober 2014, Kota Palangkaraya kami diberkahi hujan menjelang azan Subuh.
Senang sekali mendengar suara tetesan hujan mengguyur tanah kami walau tidak terlalu lama, namun dapat membuat udara terhirup segar di pagi hari, mungkin karena terlalu lama hidung kami terbiasa menghirup udara yang tercampur polusi hasil bakaran. 
Sepanjang pagi menuju sore, suasana memang terasa "lembab" ... seakan awan-awan di atas langit sana menyiapkan guyuran berikutnya untuk kota kami ini.
Akhirnya ... malam hari menjelang tengah malam, kembali hujan ditumpahkan ... terima kasih ya Allah.
Semoga esok ... kabut asap ini beranjak pergi dan tak menyelimuti kota kami yang cantik ini ... Aamiin ...
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

Bonjour & Welcome

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger

Advertising

Search This Blog

Flickr Images

Facebook

recent posts

Like us on Facebook

Pages - Menu