Tampilkan postingan dengan label ootd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ootd. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2015

OUTFIT untuk Jumat Olah Raga

Assalamuallaikum, sahabat muslimah

Coba kita simak hadis-hadis berikut ini, yuk :

1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam melaknat lelaki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian lelaki.” (Hadis Riwayat Abu Daud, 2/182. Ibnu Majah. 1/588, Ahmad. 2/325. Sanad Hadis ini Sahih)

2. Dari Ibnu abbas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam melaknat lelaki yang menyerupai wanita, dan wanita yang menyerupai lelaki.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, 10/274)

Batas larangan yang dimaksudkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam berkenaan penyerupaan wanita dengan lelaki atau yang sebaliknya tidaklah hanya merujuk kepada apa yang dipilih/dikenakan kaum lelaki atau wanita berdasarkan apa yang biasa mereka pakai. Tetapi, apa yang lebih penting adalah perlunya merujuk kembali kepada apa yang wajib dikenakan bagi kaum lelaki dan wanita berpandukan kepada perintah syara’ yang mewajibkan menutup aurat menurut kaedahnya. (Abu Malik Kamal, Ensiklopedi Fiqh Wanita, jil. 2, m/s. 152)

3. Di antara contoh perbuatan kaum wanita yang menyerupai kaum lelaki di dalam berpakaian adalah mereka memendekkan kain-kain atau pakaian-pakaian mereka sehingga mengakibatkan tersingkapnya kaki dan betis-betis mereka.

Persoalan ini dapat kita fahami dengan baik melalui hadis yang berikut ini,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Sesiapa yang melabuhkan pakaiannya (melebihi mata kaki/buku lali) dengan kesombongan, maka Allah tidak akan melihatnya pada Hari Kiamat. Ummu Salamah bertanya, “Bagaimana dengan kaum wanita, apa yang harus dilakukan pada hujung (bawah) kain mereka?” Baginda pun menyatakan: “Sekiranya mereka melabuhkannya, labuhkanlah sejengkal (dari tengah-tengah betis). Ia berkata, “Sesungguhnya jika seperti itu (hanya sejengkal) maka kaki mereka akan masih dapat tersingkap”. Baginda menjelaskan, “Maka, labuhkanlah sehingga sehasta dan jangan lebih dari itu”. (Hadis Riwayat Abu Daud, 4/364, no. 4119. an-Nasaa’i, 8/209, no. 5336-5339. at-Tirmidzi, 4/223, no. 1736. Ahmad di dalam al-Musnad, 2/5555. Dan Abul Razak as-San’ani di dalam al-Mushannafnya 11/82. Berkata Imam Muslim: Sanad hadis ini sahih)

Melalui hadis ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam memerintahkan supaya para wanita melabuhkan kain-kain atau pakaian mereka sehingga tertutupnya betis dan kaki mereka.

Nach berawal dari membaca hadist-hadist tersebut di atas maka muncul niatku untuk "meminimalkan pemakaian celana panjang" yang menurut penafsiranku adalah pakaian yang dikenakan oleh kaum lelaki. 
Maka ketika hari jumat tiba, dimana hari dengan jadwal  untuk berolah raga di kantorku (hampir semua kantor pemerintahan menerapkan jadwal ini) ... maka seperti inilah OUTFIT ku di hari Jumat, memang kurang pas untuk digunakan ber-olah raga dan pada dasarnya aku jarang ikut kegiatan olah raga di kantor terutama sejak adek lahir ... tapi mudah-mudahan kedepannya bisa menemukan pakaian yang pas untuk beraktifitas olah raga tanpa harus merubah keinginan awalku 'meminimalkan pemakaian celana panjang"







Semoga Allah meluruskan dan memudahkan niatku di atas ... aamiin

Bagaimana sahabat-sahabat muslimah, ada yang memiliki pandangan berbeda atau mungkin sama denganku ... ???
Dan yang memiliki referensi baju olah raga untuk muslimah, tolong informasinya ya, terima kasih

Wassalam 
"ATH"  
Read More

Selasa, 30 Desember 2014

Jika "Bunda" KULIAH ...

Assalamuallaikum, sahabat muslimah ...

Kejarlah ilmu setinggi mungkin, tuntutlah ilmu hingga badan berkalang tanah ... hach !!! Itulah yang kini kulakukan, di usia yang hampir 1/2 abad ... aku memasuki dunia KAMPUS lagi ... telat ??? Sebenarnya iya ... seharusnya kesadaran untuk menuntut ilmu ini datang saat otak lagi encer-encernya *cccyyynnn kapan itu ... ???* tapi not wrong ... tidak ada yang salah, dan never say to late ... jalani, tidak ada kata terlambat ... ok show must go on. Dan .... inilah sedikit dampaknya ... aku harus perhatikan caraku berpakaian ke kampus.
Coba bayangkan, teman-teman kuliahku sebagian besar adalah "pejabat" pemerintahan yang usianya di atasku, para "wakil rakyat" yang tidak bisa dibilang muda usianya ... ada juga sich yang masih muda-muda dan fresh graduate, tapi mereka kan punya stile sendiri dalam berpakaian dan aku tidak mungkin, tidak pantas tepatnya untuk meniru cara mereka (yang muda) untuk berpakaian ... lalu bagaimana ??? Kok jadi setiap mau kuliah, ribet harus mencocokkan baju dulu ... dddddàaaannn memang harus kembali ke pribadiku sich, yang nyaman bagiku dan tentunya sopan serta tetap menjaga ke-syar'i -an nya ...
Kembali ke pribadiku, yyeeaacchh ... sebenarnya aku lebih suka memakai rok atau dress dibandingkan dengan celana panjang, tapi karena ruang kuliahku ada di lantai 2 dan itu harus menaiki anak tangga yang lumayan banyak, di awal kuliahku aku masih menggunakan celana panjang. Celana panjang dari bahan, bukan celana jeans ya ... sssttt karena saat mulai kuliah aku men"tekad" kan hati untuk tidak menggunakan celana panjang jeans ke kampus dan kalau bisa tidak pula untuk keseharian *belajar move on dari si jeanny*. Seiring waktu, kucoba menggunakan rok saat kuliah ... ternyata aman saja tuch saat naik tangganya dan akhirnya celana panjang bahan pun mulai disisihkan dari pilihan pakaian untuk ke kampus.
Untuk atasannya, aku lebih nyaman menggunakan top yang simple dan tidak ribet ... karena toch akan tertutup oleh kerudungku *membiasakan untuk menggunakan kerudung yang menutup dada, pundak dan punggung*. Salah satu top kesukaanku adalah oak top  dari RA (#Restu_Anggraini) ini



celana panjang dari katun ini masih jadi pilihan saat itu



detail lipit di bahu  terlihat "manis" 

bukaan berupa kancing di ujung lengan,
merupakan salah satu point utama dalam pemilihan atasan karena "easy for WUDHU"

Tidak terlihat "tua" kan, jangan sampai nanti dikira akulah dosennya ... *kkyyaa PD habis*. Tapi bagaimanapun hasilnya pilihan busana yang kupakai, harus kembali ke niat awal untuk menuntut ilmu ... jadi jangan dibuat nnyyussaahhiinn ... let's go to CAMPUS

Wassalam ...
"ATH"

Read More

Sabtu, 01 November 2014

Muka pucat vs UNGU

Memenuhi undangan pernikahan di saat kondisi badan tidak fit ... ? 
Ya ... muka pucat pun jadi masalah, karena pada dasarnya aku tidak begitu suka berdandan dalam artian memakai make up lengkap, apalagi ini dalam keadaan demam, hidung meler dan batuk. 

Kenapa memaksakan diri ... ???
Karena menjawab undangan terlebih undangan resepsi pernikahan adalah hak kaum muslim terhadap saudaranya yang lain :
Dari Abdullah bin Umar Radhiallahu Anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda  
“Jika salah seorang dari kalian diundang ke acara walimahan (resepsi pernikahan), maka hendaknya dia datang.” (HR. Al-Bukhari no. 4775 dan Muslim no. 1429)

Dan juga karena yang mengundang tetangga sebelah rumah, jadi kudu harus dipaksakan.

Untuk menyiasati kondisi badan yang tidak fit tersebut dan melawan muka pucat yang mendominasi penampilanku, pilihan baju yang cerah adalah ide yang tepat.
Outfit ku saat itupun jatuh pada rok batik ungu, top peplum ungu muda dan pasmina fuschia ...

rok batik ungu ini ... hasil karyaku (jahit sendiri)
top peplum ... penjahit langganan
pasmina ...unbranded (beli kain dan dinecikan)

Abaikan muka pucatku yang menampilkan ngejrenk lipstiknya ... OMG

detail pada top peplum ini ...
kupasang sendiri biar terkesan bling bling dikit
Read More

Minggu, 12 Oktober 2014

OUTERWEAR is ... my favorit outfit

"Tyas, kamu suka banget pakai cardigan ya ?" ... 
Pertanyaan dari rekan kerjaku itu membuatku sedikit mengangkat alis, apa iya ? ... lagipula kok sempat-sempatnya sich si mbak ini memperhatikan cara berpakaianku ... 


Ternyata memang benar pengamatan si mbak, koleksi bajuku di lemari sebagian besar menggunakan OUTERWEAR ... kenapa ya ??? 
Akhirnya malah aku bertanya sendiri pada diriku.
Cardigan rajutan pun ada beberapa warna menumpuk cantik di lemari ... 


Mungkin ini jawabannya kenapa tanpa kusadari aku hampir selalu memilih atau membuat pakaian dengan menggunakan outerwear :
1. Rasanya nyaman bergerak setiap menggunakan pakaian dengan outerwear
2. Kalau sudah di rumah atau di kamar, tinggal buka outerwearnya dan gerah pun hilang, karena dalamannya biasanya menggunakan model tanpa lengan
3. Dengan menggunakan outerwear ... serasa lebih anggun "alasan memaksa" ... walaupun itu berupa cardigan rajutan


Sejauh ini ... itulah alasan pemilihan penggunaan outerwear di hampir setiàp model pakaianku.
Bagaimana pendapat anda ??? 

Apakah anda penyuka outerwear sepertiku ??? 
Bisa buat komunitas nich kita ... he he he

outerwear di pakaian semi formalku ... ini outfit ku "ngampus"
outerwear blazer : buatan penjahit langgananku

outerwear semi jas ... ini salah satu outfit favoritku
semi jas : miami beach

outerwear "endek Bali" di pakaian formal
cardigan endek Bali : hasil karya penjahit langgananku

cardigan rajutan ... hampir selalu menjadi pilihan outfit keseharianku
cardigan : GEELA

Bahkan batik untuk ke kantorpun dengan model menggunakan outerwear
blazer batik : buatan penjahit langganan

Read More

Kamis, 19 Juni 2014

OOTD dulu ... efek mati listrik

Mati listrik hampir seharian ... di kantor tdk bisa mengerjakan apapun, berhubung laptop baterainya sekarat dari semalam, ya sudahlah ... ber #selfie saja kita di kantor  ...

Dan ... This is my outfit on the day #ootd :

sepatu : 2 ME .. beli di Thamrin City saat dinas ke Kementrian

skirt, hijab n belt : unbranded
blouse batik : buatan penjahit langganan
glasses : ELLE

bracelets vs watches (citizen)
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

Bonjour & Welcome

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger

Advertising

Search This Blog

Flickr Images

Facebook

recent posts

Like us on Facebook

Pages - Menu