Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Februari 2015

Super mom ... sudah pantaskah ???

Dibahagiakan, dicintai, dibimbing, dididik  menjadi anak sholeh dan sholehah
Itulah hak kalian ...
Dirawat, dibesarkan, ditemani dalam setiap langkah kaki kalian dengan untaian doa
dan  ... masih banyak lagi hak atas diri kalian, anak-anak bunda tercinta ... 
AMANAH yang Allah percayakan pada bunda ...
dan bunda BANGGA menerima amanah itu.
Seorang datang kepada Nabi SAW dan bertanya, ” Ya Rasulullah, apa hak anakku ini ?” 
Nabi SAW menjawab, Memberinya nama yang baik, mendidik adab yang baik, dan memberinya kedudukan yang baik (dalam hatirnu).” (HR. Aththusi).

Kelak, doa kalian untuk bunda akan jadi penyambung amalan bunda ... 
“Apabila manusia mati maka terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shaleh yang mendo’akannya.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah)





Amanah Allah padaku

Sering terucap kata-kata yang mungkin membuat hati kalian terluka ... 
Kata-kata yang terucap dari kejengkelan hati bunda, kepenatan fisik bunda ...
Kata-kata yang tak seharusnya kalian dapatkan dan tak seharusnya kalian terima
Karena segala tingkah kalian adalah cerminan dari cara bunda mendidik kalian 
Untuk itu ... tolong maafkan bunda 

Dan atas semua yang bunda lakukan ... SUDAH PANTASKAH bunda MERASA MENJADI SUPER MOM ?
Rasanya tidak akan pernah terjadi itu ... karena semua hak-hak kalian sudah menjadi kewajiban bunda untuk memenuhinya, bunda ikhlas melakukannya.

Peluk cium untuk kalian ... "PENYEJUK HATI" bunda
 

Read More

Selasa, 13 Januari 2015

Kapan ya sempatnya ... ??? #sewing

Aku bisa jahit ? Ach ach ach ... cuma ala kadarnya alias sebisanya, boleh dibilang otodidak. Dan kalau disuruh memilih, aku akan memilih menjahit, menyulam dan merajut  dibandingkan dengan memasak ... berasa ribet saja.

Ketertarikanku pada dunia jahit menjahit bermula sejak sering melihat mama jahitkan gaun kami putri-putrinya *seragam ... mulai belajar jalankan mesin jahit, lalu di pelajaran PKK *ketrampilan di jamanku SD, ada diajarkan membuat pola dasar baju, digambar di kertas roti dan dijahit tangan, semakin menambah keinginanku untuk bisa menjahit.
Namun di jaman SMP aku lebih tertarik pada rajut merajut ... lumayan hasilnya bisa buat dompet, tas dan ikat rambut walau hanya untuk dipakai sendiri tapi bangganya tidak dapat digambarkan ... *pegang kepala.
Nach di jaman SMA mulai belajar corat-coret buat desain baju, lihat desain-desain dari buku yang dipinjamkan mama dari perpustakaan *sekolah tempat mama bekerja (*SMKK/SKKA sekolah ketrampilan putri tahun 1996-an) ... jadi bisa menggambar desain baju. Terus hobby menjahitnya bagaimana ??? Ha hai kurang berkembang maklumlah pada si moody ini ... terkadang hobbynya lihat situasi dan kondisi.
Saat kuliah,  hobby menjahit muncul lagi ... suka kumpulkan pola-pola busana dari majalah femina. Ada beberapa kali baju lebaran kami kakak beradik (yang cewek) aku desain dan jahit terutama dress atau skirt karena untuk jahit baju aku kurang telaten memasang lengannya apalagi kalau lengan yang harus dijahit licin.
Hingga menikah dan Aa Rakha lahir, senang punya bayi ... membuat aku rajin berkarya dari topi "kupluk" hingga sepatu kurajut sendiri dan sempat terjahit beberapa baju muslim Aa Rakha. Tapi ... karena kesibukan dan tanggung jawab di kantor semakin besar, pada saat adek Alya lahir malah jarang menyentuh peralatan jahit menjahit. Namun saat mood datang ... bisa jadi juga skirt-skirt dan slevedress untukku, lumayan penghematan.

Seperti kuceritakan di atas, aku kurang telaten menjahit atasan (kemeja, top, dll) yang ada lengannya, selain karena harus teliti saat menjahitnya, pola untuk lengan susah dibuat ... *aku jarang menjahit menggunakan pola, biasanya baju yang rasanya pas dibadan dan dipakai, kugunakan untuk patrunnya langsung di atas kain bahan. Coba cari majalah yang di dalamnya ada polanya kok tidak ada lagi. Dan beberapa bulan yang lalu kucoba browsing ... aaahhhaayy aku bersua dengan situs yang menjual pola jadi, bahkan ada yang bisa di-dowload gratis disini tempatnya.

Lalu ...
1. Saat sudah dapat pola standart, 

2. Saat sudah terbeli beberapa lembar kain bahan, 




3. Saat desain sudah digambar ... 





tapi kok masih malas ya memulainya ...
 ach mood ini memang selalu mempengaruhi "kreativitas" ... lalu kapan sempatnya ???
Semoga mood cepat datang ... *sseemmaannggaatt

Wasallam,
"ATH"


Read More

Kamis, 01 Januari 2015

di penghujung tahun 2014 ...

Assalamuallaikum, sahabat muslimah ...

Selamat pagi di hari pertama 2015, tidak ada yang tertinggal shollat subuh tadi pagi kan ? Alhamdulillah, pagi tadi usai shollat subuh ... karena pada libur, maka tidak buru-buru siapkan sarapan dan lain-lainnya dan jadi sempat membuka laptop, awalnya untuk browsing resep donut yang empuk tapi malah buka google+ ... dan membaca postingan dari Novita Komala Dewi yang berjudul "Anakku, Jangan Marah Jika Ayah Bunda Tidak Membelikanmu Terompet, Lonceng, & Kembang Api" ... 

Pas banget dengan peristiwa di rumah semalam, pergantian tahun kali ini ... no kembang api, no terompet, no jalan-jalan ...
Berhubung tanggal 31 Desember adalah ulang tahun Aa Rakha, maka setelah shollat maghrib kami berempat berdoa, potong kue tart dan makan bakmi di Rumah Makan Bakmi dekat rumah yang kebetulan baru buka, sekalian coba rasanya, setelah itu beli cemilan banyak banget untuk Aa begadang main game dan nonton DVD.

Karena kantuk melanda, aku dan adek Alya tidur duluan, Aa masih asyik main game, Ayah ngoprek onthel nya *hobby baru ayah*.
Sempat terbangun karena mendengar bunyi kembang api dan mercon serta terompet 15 menit menjelang pukul 00.00 WIB, berdoa sejenak atas rahmat dan berkah Allah selama 2014 dan semoga diberi nikmat yang barokah di tahun 2015, setelah itu ... tttiidduurr lagi.

UUUpppsss ini isi postingan di atas  :

"Anakku, Jangan Marah Jika Ayah Bunda Tidak Membelikanmu Terompet, Lonceng, & Kembang Api"
ANAKKU,
Jangan marah jika ayah bundamu tidak membelikanmu TEROMPET ala YAHUDI,
Jangan sedih jika ayah & bunda tidak membelikanmu lonceng-loncengan ala orang-orang NASRANI.
Jangan pula engkau murung karena bunda tidak belikan kembang api karena itu menyerupai MAJUSI.
Dan janganlah kecewa jika ayah & bunda tidak membawamu di keramaian “Tahun baru”…
Karena itu hari-hari besar & tasyabuh (menyerupai/mengikuti gaya hidup) terhadap orang kafir.
Anakku,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda dalam salah satu hadits shohihnya: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya”.
Ayah dan bunda sungguh takut melanggar larangan Rasululloh, yg berarti itu mendatangkan murka Allah. Apakah engkau rela jika ayah bundamu dilemparkan ke dalam neraka, karena ayah dan bunda tidak mendidikmu di atas ISLAM?
Banggalah wahai anakku, bersyukurlah wahai buah hatiku, karena Allah SWT telah menakdirkan kita hidup di atas agama ISLAM, agama yang Haqq.
Bersabarlah sayang, karena sudah sunatulloh (jalan yang pasti) bahwa berpegang teguh pada ajaran Islam itu banyak godaannya. Namun, berbahagialah wahai permataku… InsyaAllah di dalam KETERASINGAN kita akan tetap bertahan karena Rasulullah bersabda
“Islam bermula dalam keadaan asing, dan akan kembali terasing seperti semula, maka beruntunglah orang-orang yang terasing.”



jangan bersedih anakku ...

semoga di tahun 2015 ini ... segala berkah Allah berlimpah untuk kita semua, aamiin

wassalam,
"ATH" 
Read More

Minggu, 16 November 2014

Go out of the wind

Assalamuallaikum, 

Masuk angin ... semua orang pasti pernah mengalaminya, begitupun dengan aku.
Perjuangan mengusir angin bandel ini agar "go out" dari dalam tubuh adalah perjuangan yang memerlukan waktu panjang dan sangat menyiksa.
Bila angin sudah di dalam tubuh susah sekali untuk dikeluarkan dan selanjutnya dalam hitungan waktu yang singkat sang angin akan  menjajah tubuh kita dengan kejam, perut jadi kembung dan kencang, rasa melilit yang hilang muncul, mual ingin muntah tapi tidak ada yang bisa dikeluarkan, bersendawa berulang kali, rasa ingin ... *maaf ... buang angin tapi tidak bisa dikeluarkan, kepala cekot cekot hingga meriang ... benar-benar sungguh amat menyiksa.

Menurut ilmu kedokteran, tidak ada istilah atau penyakit masuk angin, tapi bagi kita orang awam bila mengalami gejala-gejala seperti di atas ... pasti akan men-diagnose-nya sebagai MASUK ANGIN.
Sebenarnya, apa sich yang menyebabkan tubuh kita bisa kemasukan angin atau kenapa kita gampang masuk angin ?
Penyebabnya antara lain adalah :
  • Kondisi tubuh yang tidak fit, terutama bila kita habis bergadang semalam suntuk. Badan yang lelah dan stamina yang tidak fit membuat pertahanan tubuh kita rentan sehingga menjadi sasaran empuk bagi angin untuk berkunjung tanpa permisi 
  • Suhu udara di sekitar kita yang terlalu dingin, berada di ruang ber-AC terlalu lama atau ruangan ber kipas angin yang hidup dengan kekuatan penuh dan terus menerus
  • Cuaca yang sering berubah tidak jelas, tiba-tiba hujan tiba-tiba panas atau hari ini hujan lebat esok hari panas menyengat
  • Perut dalam kondisi kosong karena telat makan ... angin pikir kasian lambungnya belum diisi, biar aku saja dech yang memenuhinya ... ???
  • Salah makan atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gas seperti kol. selada, sawi, rebung, dll
  • Kedinginan/kehujanan
  • dan masih banyak lagi, karena terkadang kita sendiripun tidak tahu apa penyebab masuk angin yang kita derita, tahu-tahu saja sudah terasa sakitnya

Untuk mengobati masuk angin, banyak orang termasuk saya yang melakukan "ritual" kerokan/kerik, walau tidak ada hubungan antara mengerok kulit dengan angin yang posisinya ada di dalam perut tapi ya begitulah ... kalau belum dikerok anginnya berasa masih saja ada di dalam tubuh.
Ada beberapa tanaman obat tradisional yang ampuh untuk mengatasi masuk angin ini, seperti jahe, kencur, kapulaga, ubi merah, dll untuk lebih jelasnya dapat di lihat disini

Dan yang jadi andalanku sebagai pertolongan pertama jika masuk angin adalah :
  • Air panas dalam botol kaca, ampuh sebagai pertolongan pertama untuk mengompres bagian perut dan pinggang yang terasa kembung dan kencang, terkadang bisa tokcer mengusir angin. Tapi harus hati-hati dalam penggunaannya, jika masih baru lapisi/bungkus botol dengan kain, baru ditempelkan ke bagian yang terasa sakit dan jangan lupa menutup botol dengan kencang agar air tidak keluar dan mengenai kulit kita 

Botol andalan 

  • Minyak kayu putih, minyak kayu putih adalah benda wajib yang selalu ikut kemanapun aku pergi, terutama jika bepergian ke luar kota. Kenapa minyak kayu putih ? Selain manfaatnya untuk menghangatkan tubuh juga karena baunya yang selalu mengingatkan pada bayi (anak-anak). Beda dengan minyak angin yang kata orang-orang seperti bau nenek-nenek ... *maaf Nek ! 
wajib ada di rumah, di tas. di mobil ... dimanapun 

  • Cairan herbal penolak angin, cairan/sirup herbal penolak angin ini adalah pertolongan terakhir yang kulakukan dan sirup dalam sacset inipun selalu ada di dalam tasku. Biasanya aku minum langsung 1 sacset dan jika belum terasa reaksinya akan kutambah 1 sacset lagi tapi minumnya dengam dicampur air panas 1/2 cangkir

ada beberapa merk sirup herbal penolak angin di pasaran, tapi saya lebih PAS dengan yang ini


Setelah pertolongan pertama sesi ke 3 ini, usahakan untuk istirahat dan tidur, Insha Allah begitu bangun tidur badan akan terasa sedikit ringan dan segar.

Namun bila masuk angin tidak kunjung sembuh hingga 3 hari, jangan anggap enteng segera ke dokter karena bisa jadi masuk angin yang diderita adalah gejala dari suatu penyakit yang lebih parah dan kompleks. 

Saran saya paling utama adalah lebih baik mencegah dari pada mengobati jadi tetaplah selalu meluangkan waktu untuk menjaga kebugaran tubuh dan jangan telat makan.

Wassalam
Read More

Rabu, 16 Juli 2014

Aa sunat ...

Sejak Aa naik kelas IV, aku dan ayahnya telah  membujuk Aa untuk sunat ... ! Sudah berbagai iming-iming hadiah kami tawarkan namun Aa tetap tidak mempan juga untuk dirayu ! Kata teman2 ku di kantor, jangan dipaksa. Tapi kapan, nak ... menunggu SMP ... ooohhh no !
Maka, saat sudah deadline ... dan tidak mungkin ada toleransi dan penolakan ... libur kenaikan kelas tahun ini yang bertepatan dengan awal puasa adalah moment yang tepat.
Cari dokter yang pas, janjian dan ... tunggu saatnya sambil memberi semangat serta pwngertian pada Aa.
Saatnya tiba ... pagi sudah bangunkan Aa untuk siap2 ... Aa agak gelisah tapi tidak terlalu. Oh ya Allah, kenapa jadi aku yang "kacau" ... perut tiba2 sakit, mual, mo muntah terus ... kepala berputar ... aaaàpppaà ini ???
Menunggu antrian di dokter, membuatku semakin "mabuk" ... Aa dapat giliran terakhir karena badannya gemuk, kata dokter Aa bisa teriak kegelian dan takutnya mempengaruhi anak2 yang lain, jadi dapat giliran terakhir.
Aa mah mulai tenang setelah lihat anak2 yang sudah keluar dari ruang dokter tidak ada yang menangis dan baik2 saja.
Giliran Aa ... ku temani Aa dg deg2an yang makin kuat ... Bismillah ya Allah kuatkan hamba dan mudahkan proses sunatnya.
Dokter nich galak *kata Aa ... ha ha, mmg harus galak nak, biar anak2 yang disunat tidak cengeng.
Kupegang tangan Aa yang sama dinginnya dengan tanganku, membisikinya dengan doa agar tenang ...
Bius disuntikkan ... kres kres kres ... jahit sana jahit sini ... tak lebih 1/2 jam ... selesai.
Alhamdulillah ... semua sudah beres, tinggal perawatannya.
Sampai rumah minum obat, tapi pengaruh bius sudah mulai habis, Aa mulai mengerang kesakitan ... kasihan banget ... dikipasin salah ... pakai sarung salah ... semua serba salah ... ayo donk obat tidur cepat bekerja biar Aa bisa tidur ... 1 jam an Aa menahan sakit, akhirnya bisa tidur.
Atas saran teman ... biar luka sunatnya cepat kering ... siram dengan hemolok ... dan mmg cespleng ... belum 3 hari sdh kering dan sdh bisa pakai celana dalam. Alhamdulillah
hemolok ... mmg ok !!!
Read More

Jumat, 25 Januari 2013

waktu BERSAMA

WAKTU BERSAMA ... rasanya begitu susah untuk didapatkan, ach seakan jadi orang paling sibuk di dunia.
"Hheeyy, negara sudah ada yang mikir, please dech ...!!!" kalimat ini terlalu sering terngiang di telingaku ... tapi selalu mental.

Pekerjaan yang menumpuk tak terselesaikan di kantor dan akhirnya jadi PR dan terpaksa dikerjakan di rumah, membuat semakin sedikit WAKTU BERSAMA itu ...

Beban pekerjaan menjadi pikiran, membuat suasana rumah jadi tidak nyaman dan WAKTU BERSAMA itupun tak teraih karena akhirnya saat berkumpul di rumah bukan kesenangan yang didapat namun bentakan dariku dan tangisan kekecewaan dari anakku ...

Maafkan, bunda ... anak-anakku tersayang ...


Mengawali tahun 2013 ini, bunda janji WAKTU BERSAMA kita akan lebih banyak dan akan lebih menyenangkan ... !!!

Bunda kangen WAKTU BERSAMA kita







Read More

Rabu, 23 Januari 2013

PERMATA hati

Aa RAKHA dan Adek ALYA ... dua permata hati Bunda, anugerah indah yang Allah titipkan pada Bunda.  Perbedaan usia yg lumayan jauh membuat kalian sering tidak nyambung, selalu bertengkar untuk masalah-masalah kecil. Aa terkadang ingin memanjakan Adek, ingin menggendong Adek tapi Adek kadang jual mahal, tidak mau digendong ... namun giliran Aa tidak ingin menggendong aaaccchh Adek nangis-nangis india minta digendong Aa ... ccaappee dech !!!

Kecerewetan kalian, kenakalan kalian terkadang membuat Bunda "naik darah" ... sssttt bukan marah sesungguhnya nak, itu pembelajaran untuk kalian agar jadi anak mandiri, disiplin dan berbudi jempolan ! Itu harapan Bunda ... 

Doa Bunda terpanjatkan selalu untuk kalian, buah hati Bunda ... jadi anak sholeh dan sholehah, kebanggaan orang tua, bangsa negara dan agama, bermanfaat dan berguna untuk orang-orang di sekitar kalian ... dimanapun kalian berada

Do useful things in sheet of your life and become the pride of your parents ... LOVE YOU forever .. 


Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

Bonjour & Welcome

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger

Advertising

Search This Blog

Flickr Images

Facebook

recent posts

Like us on Facebook

Pages - Menu